Arsip Tag: Communication and Rescue

Akibat Kebakaran Seisi Toko Ludes di Kaliwungu Selatan

Kebakaran menimpa rumah dan toko milik Sakirin di Kaliwungu Selatan, Kendal pada tengah malam 13 juli 2021 pukul 23.15 WIB.

Menurut saksi warga yang melihat kejadian musibah kebakaran, api muncul dari bangunan toko milik Sakirin warga RT.01/01 Kedungsuren. Dugaan api muncul karena konsleting arus listrik yang berawal dari meteran listrik.

Upaya pemadaman yang dilakukan warga dengan peralatan seadanya tidak berhasil dan api semakin membesar. Kemudian pemilik rumah dan toko melaporkan kejadian tersebut ke Polsek kaliwungu dan dan Dinas Pemadam Kebakaran.

Armada Pemadam Kebakaran pun segera meluncur ke lokasi dan sekitar 20 menit kemudian tiba di lokasi kebakaran. Akibat besarnya api dan sumber air yang agak jauh menjadi kendala bagi pemadaman si jago merah itu.

Dinas Pemadam, BPBD Kab. Kendal,  CORE ORARI Lokal Kendal, PMI Kab. Kendal, Pramuli Kasela, Polsek dan Koramil setempat dan juga dibantu warga.

Api berhasil dipadamkan dengan menggunakan tiga mobil damkar dan satu mobil tangki dari BPBD sekira pukul 02.30 dini hari. Selain dari dinas Pemadam dan BPBD Kab Kendal tim yang turut terlibat dalam upaya pemadaman adalah CORE ORARI Lokal Kendal, PMI Kab. Kendal, Pramuli Kasela, Polsek dan Koramil setempat dan juga dibantu warga.

Kebakaran CORE ORARI Lokal Kendal

Akibat kejadian tersebut pemilik rumah dan toko mengalami kerugian materi seisi toko dan sebuah mobil yang diparkir di lokasi kejadian. Beruntung kejadian tidak menyebabkan korban jiwa, sementara kerugian masih dalam pendataan dan penyelidikan.

Sumber: CORE ORARI Lokal Kendal

Covid-19 di Kendal Melonjak Core ORARI Lokal Kendal Bertindak

Mengingat Kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal melonjak drastis beberapa pekan ini, CORE ORARI Lokal Kendal bekerja sama dengan PMI Kabupaten Kendal 04 Juli 2021 melakukan upaya pemutusan penyebaran COVID-19. Upaya ini dilakukan dengan penyemprotan cairan desinfektan di sejumlah tempat, yaitu Desa Karangayu, Kecamatan Cepiring, Kendal.

Berdasarkan data yang dikirim oleh Wakil Sekretaris ORARI Lokal Kendal Agung – YD2BIH, yang sekaligus Anggota PMI Kabupaten Kendal, Kasus Konfirmasi update 4 Juni 2021; sejumlah 10.535 orang, 8.781 sembuh, 1.324 dirawat dan 430 orang meninggal dunia.

Pemakaman Jenasah Akibat Covid-19 di Kendal melonjak, Core ORARI Lokal Kendal Bertindak

Sedangkan peta sebaran Covid-19 di semua Kecamatan yang ada di Kendal masuk Zona Merah, kecuali Patean dengan konfirmasi terendah sejumlah 9 orang. Sementara kasus konfirmasi terbanyak adalah di Kecamatan Boja.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh ORARI Lokal Kendal dalam memutus mata rantai Covid-19. Semenjak awal pandemi, beberapa kegiatan dilakukan bersama lintas komunitas dan instansi. Diantaranya pembagian masker secara gratis yang dilakukan beberapa putaran, dengan total lebih dari 13.000 masker telah dibagikan.

ORARI Lokal Kendal Bagi Masker Gratis lawan Covid-19

Selain itu juga dilakukan berbagai edukasi dan sosialisasi tentang protokol kesehatan diberbagai tempat. Namun Covid-19 rasanya sulit dibendung, penyebarannya cepat meluas hingga terjadi ledakan kasus yang mencengangkan. Hal ini dipicu karena kesadaran masyarakat yang abai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Hal inilah yang membuat keprihatinan para relawan yang ada di Kendal, termasuk diantaranya CORE ORARI Lokal Kendal. Tak akan menyerah untuk terus melakukan yang terbaik melawan virus yang semakin mengganas, apalagi adanya varian baru yang lebih membahayakan.

 Kasus meninggal dunia akibat Covid-19 di Kendal nyaris lima ratus orang per data 4 Juli 2021

Korban meninggal dunia akibat virus Covid-19 semakin hari semakin bertambah. Kasus meninggal dunia khususnya di Kendal nyaris lima ratus orang per data 4 Juli 2021. Kasus kematian tertinggi adalah pasca hari raya idul fitri, puncaknya sebulan terakhir.

Akibat banyaknya yang meninggal, CORE ORARI Lokal Kendal bersama tim Gugus Tugas dan relawan dibawah DKK Kabupaten Kendal bahu membahu untuk membantu proses pemakaman jenasah dengan protokol kesehatan Covid-19. Menurut Nur Asikin – YD2BUS salah satu anggota CORE, Seminggu terakhir update kasus konfirmasi meninggal rata-rata adalah 20 hingga 30 orang meninggal setiap harinya.

 Kasus meninggal dunia akibat Covid-19 di Kendal Melonjak ORARI Berindak

Anggota CORE ORARI Lokal Kendal dibawah koordinator lapangan Tri Haryanto – YD2LML selalu siap untuk diperbantukan bila mana dibutuhkan setiap saat. Sementara Kabid Operasi dan Tekhnik Zulkarnaen SY – YB2FHI menyampaikan, CORE ORARI Lokal Kendal dengan anggota yang terlatih dan tersebar di beberapa koordinator wilayah selalu stanby dan siap ditugaskan baik siang maupun malam., sesuai Motto CORE yaitu QRV.

Saat ini Pemerintah Pusat telah mengambil langkah dengan diberlakukannya PPKM Darurat mulai 3 hingga 20 Juli 2021. Semoga kasus terkonfirmasi dapat di tekan penambahannya, bahkan berangsur turun, sehingga aktivitas dan situasi akan segera normal. Besar harapan bagi semua relawan CORE ORARI Lokal Kendal dapat diperhatikan oleh pemerintah daerah, untuk dapat bersama-sama melawan pandemi covid-19.(\TFB)

Bagi masyarakat yang membaca artikel/ berita ini, dan belum tahu apa itu CORE, adalah kependekan dari Communication and Rescue.

Sumber info: YB2FHI, YB2BIH, YD2BUS, YD2LML
Editor: YC2TFB.NET

Upaya ORARI Lokal Klaten turunkan Kasus Covid-19

Penambahan kasus Covid-19 di Klaten menurut data Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten pada 2 Juli 2021 mencapai 496 orang dalam sehari. Penambahan kasus aktif Covid-19 terdiri dari 403 hasil rapid antigen dan 93 hasil PCR.

Dengan situasi pandemi yang belum berakhir dan bahkan ditetapkan status darurat oleh pemerintah, ORARI Lokal Klaten bersama tim Satgas Covid-19 Kab. Klaten melakukan upaya agar kasus terkonfirmasi positif Covid-19 turun dengan melakukan penyemprotan cairan desinfektan. Upaya ini dilakukan sejak merebaknya virus diawal tahun 2020. Sebelumnya juga dilakukan penyemprotan secara serentak di 26 Kecamatan. Saat itu Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani memimpin apel dalam rangka kegiatan SATGAS Penanganan Covid-19 bersama relawan se Kabupaten termasuk ORARI Lokal Klaten.

ORARI Lokal Klaten bersama tim  Satgas Covid-19 Kab. Klaten

Penyemprotan secara rutin dan berkala ini dilakukan sebelumnya pada tanggal 25 Juni 2021. Sasaran Aloon Aloon Klaten, Pemda, Setwan, Capil, Bappeda, Disdik, Disnaker, Rumdin Bupati dan Wakil Bpt, Kodim, Rumdin Ka DPRD, Rumdin Kapolres, Rumdin Kajari, Kantor Kejaksaan, Kantor Pengadilan Negeri, Kantor Peng Agama, Kantor POLRES, Masjid Raya, Al Aqsha, Gereja Maria Asumpta, Taman Lampion, Hutan Kota, Taman Gergunung, GOR, Monju 45 dan Trotoar Jl Pemuda ,Kantor DISHUB, Desa Belang Wetan dan Desa Gemblegan. Kegiatan tersebut melibatkan 35 personil dari berbagai sektor.

Sebanyak 30 orang anggota gabungan dari PMI, ORARI, PDAM, Dishub, Camat Klaten Tengah dan Sekcam Klaten Utara.

Kegiatan penyemprotan cairan desinfektan dan sosialisasi Protokol Kesehatan juga dilakukan kembali pada tanggal 2 Juli 2021. Sebanyak 30 orang anggota gabungan dari PMI, ORARI, PDAM, Dishub, Camat Klaten Tengah dan Sekcam Klaten Utara.

Sasaran penyemprotan cairan desinfektan adalah diberbagai tempat fasilitas umum. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mencegah penularan Covid-19. Sekaligus untuk penerangan keliling kepada masyarakat tentang protokol kesehatan, agar mereka peduli.

Semoga diberlakukannya peraturan pemerintah dengan diterbitkan keputusan Presiden tentang kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3-20 Juli akan ikut meredam penularan covid-19.

Kasus Kematian akaibat Covid-19 di Klaten
doc Paryanta-YG2AIM

Mengingat penambahan kasus aktif covid-19 salah satunya dipicu oleh kurang disiplinnya masyarakat akan protokol kesehatan. ORARI Lokal Klaten berharap masyarakat Klaten kembali sadar dan kembali bersemangat menjalankan protokol kesehatan sehingga angka penularan Covid-19 segera turun.(\2TFB)

Sumber: YB2FAM, Facebook Paryanta – YG2AIM dan Media WhatsApp Group.

Klaten Lakukan Penyemprotan Desinfektan Serentak di 26 Kecamatan

Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani memimpin apel dalam rangka kegiatan SATGAS Penanganan Covid-19 bersama relawan se Kabupaten termasuk ORARI Lokal Klaten.

Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani memimpin apel dalam rangka kegiatan SATGAS Penanganan Covid-19

Dalam sambutan apel di Alun-alun, Bupati kembali menegaskan dengan himbauaan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan 5 M. Mengingat Klaten saat ini berada pada zona orange dimana pandemi globa covid-19 belum berakhir.

Penyemprotan cairan desinfektan di Klaten

Dalam apel tersebut dilanjutkan penyemprotan cairan desinfektan secara serentak di 26 Kecamatan yang ada di Kabupaten Klaten. Penyemprotan cairan desinfektan yang dilakukan adalah upaya bersama dalam memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 di Klaten.

Sasaran penyemprotan dilakukan di tempat-tempat umum termasuk Alun-alun, Lingkungan Kantor Pemda dan DPRD, Rumah Dinas Bupati dan wakil Bupati. Tak luput sasaran yang lainnya adalah Kodim, Rumdin Ka DPRD, Rumdin Kapolres, Rumdin Kajari, Kantor Kejaksaan,Kantor Pengadilan Negeri, Kantor Pengadilan Agama, Kantor Dishub Klaten, Polres, Masjid Raya, Al Aqsha, Gereja Maria Asumpta, Taman Lampion, Hutan Kota, Taman Gergunung, GOR, Monumen Juang 45 dan Trotoar Jalan Pemuda, dan lainnya.

Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani memimpin kegiatan SATGAS Penanganan Covid-19

Kegiatan penyemprotan cairan desinfektan secara serentak di 26 Kecamatan dipimpin langsung oleh Bupati. Beberapa anggota yang terlibat diantaranya; ORARI, PMI, BPBD, PDAM, Dishub, UBALOKA Paramuka, Jajaran TNI dan Polri serta SATPOL PP.

Kabupaten Klaten terus berupaya melawan virus Covid-19, seperti yang telah dilakukan secara rutin Satgas Penanganan Covid-19 dan relawan selama ini.

Sementara dari CORE (Communication and Rescue) dan Anggota ORARI Lokal Klaten yang diterjunkan akan selalu siap untuk ikut berperan bersama dengan instansi dan pemerintah di Kabupaten Klaten.(\2tfb)

Apel Kesiapsiagaan dalam Bencana Provinsi Sulut tahun 2021

Manado 21-04-2021 Apel kesiapsiagaan dalam bencana dilakukan di Lapangan KONI Sario Kota Manado. Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dengan callsign kehormatan YB8TOD memimpin langsung apel tersebut.

Apel siaga diikuti oleh jajaran Forkopimda Sulut,TNI, Polri, Basarnas, Orari dan PMI. Untuk ORARI Daerah Sulawesi Utara menerjunkan 30 anggotanya yang terdiri dari anggota Lokal Manado, Tomohon dan Minahasa.

Kesiapsiagaan penanggulangan bencana ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas pemerintah dan semua elemen masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana, guna meminimalisir dampak resiko yang ditimbulkan akibat bencana alam.

Mengingat banyak potensi bencana alam, seperti: banjir, tanah longsor, gempa bumi, angin puting beliung dan gelombang pasang. Apalagi Sulawesi Utara masuk dalam kategori beresiko tinggi sesuai data Indeks Resiko Bencana Indonesia.

Seperti prediksi BMKG yang telah meng Analisis Siklon Tropis Surigae di perairan Filipina yang sangat berdekatan dengan Sulawesi yang dapat menyebabkan dampak angin kencang, hujan lebat dan memicu banjir dan longsor.

Untuk itu Gubernur Sulawesi Utara dalam apel tersebut berharap agar seluruh elemen masyarakat agar terus bersama-sama Pemerintah Daerah dalam penanggulangan bencana di Provinsi Sulawesi Utara khususnya.(\2TFB)

Kontributor dan Foto: James Mottoh – YB8TNJ

Practical sharing Core Training Course by YB1APR

Berbagi Praktis Kursus Pelatihan dalam Kegiatan Communication & Rescue ( CORE ) Orari Lokal Kabupaten Bogor yang dilaksanakan Pada Hari Sabtu-Minggu, 27-28 Pebruari 2021 bertempat di Kp. Rawa Gede Desa Sirnagalih Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor. Dalam kegiatan ini di ikuti sebanyak 20 peserta dan 10 panitia pelaksanaan kegiatan. Arif Priatna. R – YB1APR ( YB6DXC#106​ ) selaku officer YB6_DXCommunity berbagi tips dengan memberikan materi tentang Communication & Rescue ( CORE ) dalam acara tersebut.

Adapun dalam agenda kegiatan tersebut meliputi :

  1. Perencanaan (Planing)
  2. Penjadwalan (Scheduling)
  3. Penyebaran Informasi (Undangan)
  4. Koordinasi sebelum pelaksanaan
  5. Pelaksanaan Kegiatan
  6. Evaluasi Kegiatan
  7. Pemberian Sertifikat Kegiatan

Materi Practical sharing Core Training Course by YB1APR

Contributor by YB1APR

Sumber: yb6-dx.net

Mereka Hilang dan Tewas di Gunung

Aktivitas hobby outdor, olahraga rekreasi (mendaki gunung) masuk pada level resiko tinggi. Sebagai penggiat olahraga rekreasi alam terbuka, kita jangan cuma punya modal nekat, tapi harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Mulai dari; data / informasi, mental, fisik, skill / knowledge, kelengkapan alat, logistik dan budget (sebelum/selama/setelah) kegiatan.

Sekarang ini setiap pekerjaan dan hobi kita tak lepas daripada inovasi teknologi. Pun pelaku aktivitas di alam terbuka ikut masuk ke dalam era digital. Era tersebut ditandai antara lain munculnya penggiat OLAHRAGA ONLINE. Yaitu sekelompok orang punya uang yang memilih alam terbuka sebagai destinasi wisata.

iLUSTRASI

Penggiat olahraga online minus mediasi-transfer skill / knowledge, menjadi side troubled bagi aktivitas olahraga rekreasi. Yang merupakan potensial bumerang bagi tujuan olahraga itu sendiri, terhadap masyarakat umum, dan jadi potensial bumerang bagi cita cita idealisme konservasi alam.

Terhitung sejak tahun 2013 sampai dengan 2020, puluhan orang menjadi korban hilang dan meninggal dalam musibah (aktivitas) olahraga rekreasi alam terbuka.
Beberapa sebab musibah antara lain karena ; cuaca ekstrim, hiportemia, tenggelam, jatuh ke jurang, kehabisan logistik, penyakit bawaan, tersesat dalam waktu yang lama, hilang, menghirup gas racun, tertimpa material vulkanik, terpanggang api, dan sambaran petir.

Update data MUSIBAH KORBAN HILANG & TEWAS 2013 – 2021

  1. 01/01/2013 Gn. Sindoro, Mufaicin 15th & Mudliul Fuad 17th Siswa SMPN 1 Kepil & SMK Almadani Kepil Wonosobo.
  2. 04/01/2013 Gn. Ciremai Ian Ahdiansyah 22th Mahasiswa STIKKU.
  3. 09/03/2013 Gn. Argopuro Fery Susanto 20th Mahasiswa Universitas Singaperbangsa
  4. 02/04/2013 Gn. Dempo Aswin Bin Inarlan 22th Warga Pagaralam
  5. 12/04/2013 Gn. Sumbing Robby Rifal Hamdani Mahasiswa Brawijaya.
  6. 19/05/2013 Gn. Arjuno Eko Wahyudi 30th Warga Cimanggis Depok.
  7. 07/06/2013 Gn. Semeru Bakuh Subagio 56th Warga Gresik.
  8. 09/08/2013 Gn. Salak Mr X 30th Diduga Peziarah.
  9. 25/07/2013 Gn. Ijen Gatot Handoko 40th warga Singaraja, Bali
  10. 11/11/2013 Gn. Lawu Cipto Diyono 60th Warga Ngargoyoso Karanganyar.
  11. 30/11/2013 Gn. Leuser Thamrin 52th Warga Aceh Selatan.
  12. 25/11/2013 Gn. Kendang Joan Tobit 23th Mahasiswa ITB.
  13. 25/12/2013 Gn. Gede Pangrango Shzuko Rizmadhani 16th Siswi SMAN 6 Bekasi.
  14. 26/12/2013 Gn. Semeru Endang Hidayat 53th Warga Rawa Lumbu Bekasi.
  15. 21 Jan 2014 Gn. Salak Helmi Dwi Apriyanto 19th Mahasiswa IISIP.
  16. 27 Jan 2014 Gn. Welirang Alif 24th & Dian 18th Mahasiswa STIESIA.
  17. 09 Feb 2014 Gn. Merbabu Khusna Arifatul 21th Mahasiswi Unnisula.
  18. 11 Feb 2014 Gn. Ungaran M Humam Khaulani 20th Mapala Unnes.
  19. 10 Mar 2014 Gn. Lawu Nurhadiyanto 30th Warga Tawangmangu.
  20. 07 Jun 2014 Gn. Merbabu Harun 26th Warga Getasan Semarang.
  21. 08 Jun 2014 Gn. Dieng Aditya Gunansar Mahasiswa Universitas Semarang (USM).
  22. 14 Jun 2014 Gn. Penanggungan Andi Probo Nugroho 15th Warga Kalijudan Surabaya.
  23. 10 Agu 2014 Gn. Rinjani Mario Rodrigues 26th Wisatawan Republik Dominika.
  24. 24 Agu 2014 Gn. Rinjani Ryan Hadi 25th Tour Guide.
  25. 03 Nov 2014 Gn. Semeru Achamad Fauzi 30th Mahasiswa S2 UGM.
  26. 08 Nov 2014 Gn. Gede Winoto 42th Warga Ciledug.
  27. 30 Nov 2014 Gn. Kantisang Andi Muhammad Fitrah 16th Sispala SMAN 1 Makasar.
  28. 03 Des 2014 Gn. Sumbing Mr X.
  29. 06 Des 2014 Gn. Binaiya Pitra Widianwari 52th Peneliti LIPI.
  30. 27 Des 2014 Gn. Kerinci Setiawan Maulana 22th Warga Kabupaten Bekasi.
  31. 15 Feb 2015 Gn. Sumbing Mr X 50th.
  32. 12 Apr 2015 Gn. Sindoro Mrs X.
  33. 15 Apr 2015 Gn. Sindoro Ahmad Zaenuri 20th Mahasiswa UIN Kalijaga
  34. 18 Apr 2015 Gn. Gede Andi Prasetyo 37th Warga PD Labu, Jakarta Selatan
  35. 26 Apr 2015 Gn. Marapi Mulzafri 58th Warga Bukik Apik, Bukit Tinggi – SUMBAR
  36. 16 Mei 2015 Gn. Merapi Eri Yunanto 21th Mahasiswa Teknik sipil UAJY
  37. 30 Mei 2015 Gn. Gede Qurratuaini 18th Mahasiswi Institut Kesenian Jakarta
  38. 12 Agu 2015 Gn. Semeru Dania A. Rahman 19th Warga Sukabumi, JABAR.
  39. 15 Agu 2015 Gn. Nepo Jayadi Nusi 31th, Guru Honorer di SDN 48 Parepare – SULSEL
  40. 06 Sep 2015 Bukit Serelo Meylin Rahma Dea 14th, siswi SMPN 2 Lahat, SUMSEL
  41. 18 Okt 2015 Gn. Lawu, Nanang Setio 16th, Sumarwan, Rita S. Nurita 21th, Awang Feri P 42th, warga Ngawi, Jawa Timur. Joko Prayitno 30th, Kartini, Aris, warga KB Jeruk, JKT Barat.
  42. 17 Jan 2015 Bukit Kaba, Asih 21th, Maspuri 21th, warga Lubuklingau, SUMSEL.
  43. 25 Jul 2015 Gunung Rinjani, Phannee Rojwitcha, warganegara Thailand
  44. 07 Feb 2016 Gn. Merbabu, Oki Kumara Putra 17th, warga Mustokoweni, Plombokan, Semarang Utara, JATENG.
  45. 17 Apr 2016 Puncak Cartensz (Jayawijaya), Erik Airlangga 31th, Karyawan PT Freeport Indonesia.
  46. 9 Mei 2016 Gunung Rinjani, Ike Suseta 26th, warga Palembang, Sumatera Selatan.
  47. 8 Jun 2016 Gunung Semeru, Lionel Du Creaux 26th, warga negara Swiss
  48. 13 Agu 2016 Gunung Sumbing, Heru Susanto 45th, warga Surabaya, Jawa Timur
  49. 14 Sep 2016 Gunung Semeru, Zimam Arofiq 28th, warga Panjang Wetan, Pekalongan, JATENG
  50. 3 Okt 2016 Gunung Semeru, Chandra Hasan 33th, warga Pengarengan, Jatinegara – Cakung, Jakarta Timur
  51. 5 Des 2016 Gunung Mas, Edward Pratama 20th, mahasiswa Universitas Bina Nusantara
  52. 31 Des 2016 Gunung Pangrango, Miaw Nam alias Hartono 35th, warga Pademangan, Jakarta Utara
  53. 26/02/2017 meninggal di Gn. Dempo,
  54. Febrianto Akbar (20), Mapala Pajar Pala / Palcomtek, Palembang.
  55. 24/04/2017 meninggal karena tersambar petir, di Gn. Prau. Deden Hidayat (30), Aditya Agung D (29), Adi Setiawan (30).
  56. 13/05/2017, meninggal karena tertimpa longsoran batu di Gn. Semeru. Athina Sumartiana Isvandri (59).
  57. 04/04/2018 meninggal karena hipotermia, di Gn. Raung. Zakia Putra Andika (22).
  58. 07/04/2018 Tewas karena terjatuh di Gn. Merbabu, Andrey Voytech (39).
  59. 18/07/2018 meninggal akibat tertimpa longsor di Gn. Rinjani – Lombok NTB. M. Ainul Taksim (25).
  60. 04/10/2018 hilang di Gn. Semeru Saidin (20).
  61. 26/12/2018 meninggal karena tersesat di Gn. Slamet. Ahmad Sulaiman (19).
  62. 01/01/2019 hilang di Gn. Lawu. Alvi Kurniawan (20).
  63. 25/01/2019 meninggal akibat hipotermia di Gn. Lompobattang. Nurma (40).
  64. 04/02/2019 meninggal akibat hipotermia di Gn Dempo. Firdaus (19).
  65. 03/03/2019 meninggal akibat hipotermia di Gn. Tampomas. Ferdi Firmansyah (13), Lucky Parikesit (13), Agip Trisakti (15).
  66. 11/03/2019 (tidak ada nama). Ditemukan sisa kerangka di Gn. Sumbing
  67. 04/04/2019 Faiqus Syamsi (17). Ditemukan sisa kerangka di Gn. Arjuno setelah hilang sejak 18/12/2018
  68. 05/04/2019 meninggal tertimpa batu di Gn. Lompobattang. Salman Anwar (19).
  69. 06/04/2019 meninggal akibat hipotermia di Gn Sumbing. Fatur Rochman (16).
  70. 20/04/2019 seorang pemandu wisata meninggal terjatuh dari bibir kawah Ijen. Heriyanto Edy Santoso (38).
  71. 21/05/2019 ditemukan meninggal setelah hilang sejak 10/02/2019 di gunung Bawakaraeng. Galih Andika (20).
  72. 19/05/2019 meninggal krn sakit di Ranu Kumbolo, Gn. Semeru. Prasetio Tjondro (62).
  73. 28/05/2019 meninggal terjatuh di Gn Kembang. Dwi Wantoro Agus Karyadi (40).
  74. 12/06/2019 meninggal krn hipothermia di Gn Argopuro. Luki Kirana (42).
  75. 23/06/2019 hilang di puncak Pyramida Gn Argopuro. Thoriq Rizki Maulidan (15).
  76. 19/08/2019 meninggal karena sakit, di Gn Kerinci. I. Julio Sinaga (26).
  77. 22/09/2019 meninggal karena Hipotermia di Gn Sibayak, Sumatera Utara. Reza (28).
  78. 06/07/2020 meninggal karena terjatuh di Gn Lawu, JATENG. Andi Sulistiyawan (18).
  79. 06/07/2020 meninggal karena terjatuh ke jurang di Gn Rinjani, Lombok – NTB. Sahli (36).
  80. 17/08/2020 meninggal karena hipotermia, di Gn Bawakaraeng, Gowa – South Sulawesi. Wawan Kurniawan (16).
  81. 23/08/2020 meninggal karena hipotermia, di Gn. Lawu, Magetan, JATIM. Sena Angga (27).
  82. 08 Des 2020 meninggal karena hipotermia, di Gn. Slamet Jawa Tengah, Syafanu Multazam (19) warga Tegal.
  83. 01 Januari 2021, meninggal karena terjatuh ke jurang, di Gn. Rinjani – NTB, M. Fuad Hasan (26), warga Surabaya.

Baca Juga: 5 Point Penting Saat Mengawali Olahraga Rekreasi Petualangan

Sumber: Didid Gaung

Operasi SAR Gabungan Pencarian Akibat Laka Air di Kalibening Magelang

Laka air terjadi hari Minggu 14 Febuari 2021 kemarin menimpa seorang pencari ikan yang hilang yaitu warga Dumpoh RT.09/07 Potrobangsan, Kecamatan Magelang Utara bernama Muhammad Bintang Sugiarto umur 18 tahun.
Korban hilang sejak sore pada hari Minggu (14/02) yang diperkirakan hanyut terbawa arus sungai di Kalibening, Magelang.

Operasi pencarian dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai elemen dan relawan, Basarnas Semarang, SAR, CORE ORARI Lokal Magelang Kota dan CORE ORARI Lokal Borobudur, Garda Relawan Indonesia Magelang, Damkar Kota dan Kab, Satpol PP, PMI Kota ,Linmas dari Kota dan Kabupaten Magelang.

Tim CORE (Communication and Rescue) ORARI Lokal Kabupaten Magelang dan Kota Magelang yang diterjunkan dalam operasi ini sebanyak 7 personil, diantaranya Heri Prawoto – YD2HRI yang sekaligus Ketua Garda Relawan Indonesia Kota Magelang.

Sejak hari pertama dalam pencarian berbagai tekhnik dipergunakan, dan akhirnya operasi yang berjalan selama tiga hari ini membuahkan hasil, sekira pukul 17.35 Wib 16/02/2021 Korban / survivor di ketemukan di sungai Progo, yaitu di Kedungjati Blingo yang masuk kawasan Ancol, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,dan sulit untuk dikenali lagi. Proses identifikasi dilakukan oleh Polres Magelang dengan mencocokkan sidik jari di KTP dan Ijasah Korban. Setelah terkonfirmasi, jenasah kemudian sekitar pukul 23.30 wib diserahkan kepada keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.(\tfb)

Petugas CORE Orlok Magelang dan CORE Borobudur

  • YD2HRI Heri Prawoto
  • YC2KGM Eddie Widjanarko
  • YC2CMD Bambang Indarto
  • YD2BQA Sugiarto
  • YD2STI Mudji Basuki
  • YD2DRM Darmadi
  • YD2RVN Revina

KONTRIBUTOR: YC2IBO
sumber: ORARI Daerah Jawa Tengah