Arsip Kategori: Orari

7A2HQ pada IARU HF World Championship Contest

Kontes bergengsi kelas dunia, IARU HF Championsip telah usai dilaksanakan pada 11-12 Juli 2021 yang lalu. 7A2HQ pada IARU HF World Championship Contest yang berlangsung setiap tahun. ORARI sebagai Anggota IARU mendukung dan mengikuti kegiatan IARU HF World Championship Contest yang berlangsung setiap tahun.

Karena kesibukan ORARI Pusat melaksanakan dan mengkoordinasikan pelaksanaan Hari Ulang Tahun ke-53 ORARI dengan mengadakan antara lain kegiatan Webinar, Syukuran, dan 53 Tahun ORARI QSO Party. Sehingga perlu menugaskan ORARI Daerah untuk mewakili ORARI Pusat mengikuti kegiatan kontes tersebut.

ORARI Daerah Jawa Tengah di agenda kontes tahunan kali ini mendapat tugas dari ORARI Pusat untuk mewakili ORARI Pusat mengikuti kegiatan IARU HF World Championship Contest pada kategori HQ station dengan menggunakan callsign 7A2HQ.

Dibawah Ketua ORARI Daerah Jawa Tengah, Ir. Drs.YB. PRAHARTO,M.Eng – YB2BZ bergerak cepat untuk mempersiapkan pelaksanaan tugas sebagai “ Operator“ Station Contest 7A2HQ pada IARU HF World Championship Contest pada tanggal 10 s.d 11 Juli 2021 karena waktunya sangat terbatas

Selanjutnya ORARI Daerah melakukan perekrutan operator 7A2HQ sekaligus menugaskan hasil koordinasi 14 operator yang terpilih. Sebagai Ketua ORARI Daerah dan Penanggung Jawab Umum Ir. Drs.YB. PRAHARTO,M.Eng – YB2BZ menunjuk dan menugaskan YB2CPO sebagai Koordinator Tim, YB2TX sebagai Penanggung Jawab Station 7A2HQ dan YB2ECG sebagai QSL Manager sekaligus Operator.

7A2HQ IARU HF World Championship Tugas Operator 7A2HQ

Untuk daftar Nama Operator Station Contest 7A2HQ yang akan bekerja pada band maupun mode yang dialokasikan pada kontes tersebut adalah YB2ECG, YB2TS, YB2DX, YB2IQ, YB2ERL, YB2BSE, YB2HML, YB2CAA, YB2HAF, YB2BBZ, YB2GV, YC2DPK, YC2KRH dan YD2ELT.

Pelaksanaan tugas dan kegiatan dimulai pada tanggal 11 Juli pada pukul 12.00 UTC sampai dengan Minggu, 12 Juli 2021 pukul 11.59 UTC. Meskipun terkendala dengan buruknya propagasi terutama dalam 3 bulan belakangan ini tidak menyurutkan semangat para operator dengan kerja sama dan saling mendukung sesama operator dan koordinator, sehingga tugas yang diberikan dapat dilaksanakan dengan sukses.(\2TFB)

Source: ORARI Daerah Jawa Tengah
Penulis: Krisdianto – YC2TFB

Moratorium Pungutan Mutasi atau Pindah Alamat

Pengumuman Perihal Perpanjangan Moratorium Pungutan Kepada Anggota ORARI yang Pindah Domisili (Mutasi), berikut ini kami sampaikan sebagai berikut :

  1. Sejak bulan Februari 2020 Indonesia berada dalam situasi pandemi Covid-19 dan pada bulan April 2020 Presiden telah menetapkan bencana nonalam penyebaran Covid-19 sebagai Bencana Nasional.
  2. Mulai 1 Juni hingga 14 Juni 2021 Pemerintah kembali menerapkan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) berskala mikro di seluruh provinsi di Indonesia, yang berakibat pada menurunnya kondisi sosial ekonomi masyarakat, yang juga berdampak pada Anggota ORARI sehingga mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajiban membayar pungutan terhadap mutasi keanggotaan bagi yang berpindah alamat (domisili).
  3. Pemerintah kembali melakukan penebalan dan penguatan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) berskala mikro yang berlaku tanggal 22 Juni hingga 5 Juli 2021, dan kemungkinan akan diperpanjang karena jumlah kasus aktif masih terus meningkat.

Merujuk Surat Keputusan nomor B-018/OP/SJ/II/2020 tanggal 26 Februari 2021 perihal Perpanjangan Moratorium Pungutan Kepada Anggota ORARI yang Pindah Domisili (Mutasi) ORARI Pusat menerbitkan Surat Keputusan Pejabat Ketua Umum ORARI nomor Kep-012/OP/2021 tentang Perpanjangan Moratorium Pungutan Kepada Anggota ORARI Yang Pindah Domisili (Mutasi).

Dengan perpanjangan Moratorium, Anggota ORARI yang mengajukan perubahan data keanggotaan karena perpindahan domisili (mutasi) pada tanggal 1 juli 2021 hingga 30 November 2021 dibebaskan dari kewajiban membayar pungutan kepada Anggota ORARI yang pindah domisili (mutasi).

Unduh File

Sumber: ORARI Daerah Jawa Tengah

Ucapan Selamat HUT ORARI dari Pemerintah dan Mitra ORARI

Di Hari Ulang Tahun ORARI yang ke-53 tanggal 9 Juli 2021 Ucapan Selamat HUT ORARI mengalir dari berbagai pihak yaitu, Pemerintah dan Mitra ORARI serta Anggota ORARI dari berbagai daerah di Indonesia. Ucapan Selamat HUT ORARI diantaranya dari Ketua MPR RI, Menteri PANRB, Mentri Komunikasi dan Informatika RI, Kepala Badan Penanggulangan Bencana, Kepala Basarnas, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional LAPAN, Kepala BMKG, Ketua DPP Orari Pusat dan ribuan ucapan Selamat dari Anggota ORARI melalui berbagai media sosial.

Banyak harapan bagi ORARI kedepan dalam ucapan Selamat Hari Ulang Tahun ORARI yang ke-53 ini. Dari Pemerintah dan Mitra ORARI rata-rata berharap agar ORARI dapat terus untuk mendukung pemerintah mewujudkan tema yang diambil tahun ini yaitu, “Bersatu, Berkarya dan Berbakti” terutama dalam bidang dukungan komunikasi kebencanaan. Berikut teks ucapan selamat ulang tahun dari pemerintah dan mitra yang terangkum dari vidio yanuar_hartanto27.

Ketua MPR RI H. Bambang Soesatyo, SE, MBA - YE0BS
Ketua MPR RI H. Bambang Soesatyo, SE, MBA – YE0BS

Ketua MPR RI H. Bambang Soesatyo, SE, MBA – YE0BS mengucapkan HUT ORARI ke-53, Semoga di usia yang ke-53, ORARI dapat menjaga persatuan serta terus bekerja dan berbakti untuk memberikan dukungan komunikasi kepada pemerintah dan Masyarakat. Terutama dalam kondisi bencana alam yang sering terjadi akhir-akhir ini. termasuk dalam mensosialisasikan pencegahan dan penanggulangan serta mensukseskan usaha pemerintah dalam vaksinasi covid-19.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo, menyampaikan DIRGAHAYU ORARI yang Ke-53. Semoga ORARI tetap jaya, berbakti, berkarya untuk membangun komunikasi warga NKRI dalam kerangka mewujudkan tantangan-tantangan bangsa berbagai hal khususnya masalah bencana alam.

Johnny G. Plate Mentri Komunikasi dan Informatika RI
Johnny G. Plate Mentri Komunikasi dan Informatika RI

Johnny G. Plate Mentri Komunikasi dan Informatika RI, Saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-53, DIRGAHAYU ORARI. Semoga ORARI terus dapat menjaga persatuan, berkarya dan berbakti kepada masyarakat, terutama pada saat bencana alam yang sering melanda tanah air kita, juga mensosialisakan penanganan pandemi covid-19, mensukseskan vaksinasi covid-19 dan mendukung program pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi covid-19.

Letnan Jendral TNI Ganib Warsito, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana
Letnan Jendral TNI Ganib Warsito, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Letnan Jendral TNI Ganib Warsito, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengucapkan selamat ulang tahun ke 53 kepada Organisasi Amatir Radio Indonesia, semoga di usianya yang ke 53 ORARI tetap dapat solid, bersatu, terus berkarya dan berbakti dengan memberikan dukungan komunikasi, terutama dalam kondisi bencana alam yang sering terjadi akhir-akhir ini. termasuk dalam mensosialisasikan pencegahan dan penanggulangan bencana alam dan non alam khususnya penanganan covid-19. Mari terus kita jaga kerjasama antara ORARI dengan BNPB dan BPBD di seluruh Indonesia.

Marsekal Madya TNI Hendri Alfiandi kepala Basarnas
Marsekal Madya TNI Hendri Alfiandi kepala Basarnas

Marsekal Madya TNI Hendri Alfiandi kepala Basarnas mengucapkan selamat ulang tahun ke-53 ORARI. Mari kita tingkatkan solidaritas persatuan untuk terus berkarya dan berbakti memberi dukungan komunikasi terutama dalam komunikasi bencana alam maupun musibah. Dalam kegiatan pencarian dan pertolongan yang sulit ataupun tidak bisa memberikan alat komunikasi publik maka ORARI dituntut untuk bisa memberikan pertolongan atau bantuan komunikasi sehingga kerjasama semakin terjalin. Sehingga operasi pencarian dan pertolongan orang akan semakin bisa kita laksanakan dengan baik. Mari kita tingkatkan kerjasama ini ORARI dan BASARNAS serta kantor SAR di seluruh Indonesia. Selamat dan sekali lagi JAYA ORARI.

Tomas Jamaludin Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional LAPAN
Tomas Jamaludin Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional LAPAN

Tomas Jamaludin Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional LAPAN. Pada kesempatan ini saya mengucapkan ulang tahun ORARI yang ke-53, semoga senantiasa tetap jaya dan memberikan manfaat kepada masyarakat. LAPAN telah bekerjasama dengan ORARI dalam pengembangan satelit 8A2/LAPAN ORARI yang diluncurkan pada tahun 2015 dan sejak itu Satelit LAPAN ORARI menjadi satu-satunya satelit yang memberikan layanan komunikasi radio amatir yang cukup luas, bukan hanya untuk Indonesia dan Asia Tenggara tetapi juga dimanfaatkan oleh para pengguna radio amatir di Amerika Selatan. Mudah-mudahan dengan pengalaman pengembangan satelite LAPAN ORARI, nanti dapat dikembangkan untuk generasi-generasi satelit berikutnya.

Untuk memberikan manfaat lebih luas penggunaan Radio Amatir untuk berbagai keperluan termasuk dalam hal kebencanaan ketika fasilitas komunikasi vensional tidak berjalan dengan baik. Sehingga keberadaan satelit yang memfasilitasi radio amatir seperti Satelit LPAN ORARI bisa memberikan kontribusi, bahkan SATELIT LAPAN ORARI juga dimanfaatkan di daerah-daerah terpencil, termasuk untuk mendukung pendidikan. SELAMAT ULANG TAHUN ORARI, senantiasa tetap memberikan manfaat kepada masyarakat.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika - BMKG Dwikorita Karnawati
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika – BMKG Dwikorita Karnawati

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika – BMKG Dwikorita Karnawati, Terkait ORARI sebagai cadangan nasional dikomunikasi radio, keberadaan ORARI sangat vital dalam upaya membantu penanggulangan dan penanganan bencana di Indonesia. ORARI terbukti tetap mampu menyampaikan informasi-informasi terkait bencana hidrometereologi, gempa bumi dan tsunami kepada masyarakat daerah terdampak bahkan dalam situasi tanggap darurat. Keberadaan ORARI sebagai salah satu ujung tombak penyampaian informasi sangat vital dalam mendukung upaya mewujudkan zero fictem dalam menghadapi potensi bencana di Indonesia. Segenap keluarga besar BMKG mengucapkan DIRGAHAYU ORARI, semoga ORARI terus berkarya dan berbakti dalam mempersatukan dan menyelamatkan rakyat Indonesia.

Sutiyoso – YB0ST Ketua Dewan Pengawas dan Penasehat ORARI Pusat mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-53 kepada ORARI. Semoga ORARI terus dapat bersatu, berkarya dan berbakti sebagai cadangan nasional di bidang komunikasi radio, saya minta kepada seluruh anggota ORARI agar selalu siap sedia memberikan dukungan komunikasi kepada pemerintah dan masyarakat terutama dalam kondisi pandemi Covid-19, dapat turut serta mensosialisasikan pencegahan dan penanggulangan, serta mensukseskan vaksinasi covid-19 .

https://youtu.be/RHVoZK-twvk Klik and Subscribe

Sumber Vidio By yanuar_hartanto27 Bukit Tungku Wiri, Jayapura.
Umi Halid – YF8UHH

Sejarah Berdirinya ORARI

Pada saat berdirinya International Amateur Radio Union (IARU) tahun 1925, wilayah nusantara masih dikuasai oleh Belanda, dan pada saat itu tengah berkecamuk Perang Dunia Pertama. Pada saat itu, komunikasi antara Netherland dengan Hindia Belanda (julukan untuk wilayah Nusantara) hanya mengandakan saluran kabel Laut yang melintas Teluk Aden yang dikuasai oleh Inggris.

Timbul kekhawatiran Belanda atas saluran komunikasi tersebut, mengingat Inggris terlibat dalam Perang Dunia Pertama tersebut sedangkan Belanda ingin bersikap netral. Oleh karenanya, dilakukanlah berbagai percobaan dengan menempatkan beberapa stasiun relay di Malabar, Sumatra, Srilangka dan beberapa tempat lagi.

Radio Malabar, berdiri tanggal 5 Mei 1923, merupakan pemancar yang menggunakan teknologi arc transmitter terbesar di dunia. Tampak pada gambar samping adalah dua buah arc transmitter yang besar dengan kekuatan 2400kW yang dibuat oleh Klaas Dijkstra yang bekerja untuk Dr. Ir. De Groot. Input power pemancar Radio Malabar adalah 3,6 MegaWatt dan bekerja pada frekuensi 49.2kHz dengan panjang gelombang 6100m dengan menggunakan callsign PMM. Daya untuk pemancar Radio Malabar dibangkitlan oleh sebuah pembangkit tenaga air buatan Amerika yang terletak di Pengalengan dengan tegangan 25kV.

Radio Malabar merupakan cikal bakal amatir radio di Indonesia dan merupakan radio pertama di Indonesia untuk komunikasi jarak jauh. Frekuensi yang digunakan masih sangat rendah dalam panjang gelombang sangat panjang, tidak mengherankan jika antenna yang digunakan harus dibentangkan memenuhi gunung Malabar di Bandung Selatan. Sisa-sisa Radio Malabar masih terdapat di sana, yaitu berupa tiang-tiang antena-antena besar dan tinggi di tengah hutan.

Dari pengamatan di lokasi, nampaknya bangunan gedung Stasiun Radio Malabar dibuat menghadap ke negeri Belanda. Lalu antenna ditarik sloop ke atas agar menghasilkan arah pancaran ke negeri Belanda, dengan lembah diantara dua pengunungan tersebut sebagai reflektornya. Sunggguh karya perencanaan kerja yang luar biasa.

Pada 90 tahun yg lalu (05 Mei 1923) Radio Malabar diresmikan penggunaannya oleh Gubernur Jendral Belanda Dirk Fock. Selanjutnya pemancar radio ini menandai dimulainya kegiatan Komunikasi Radio di Indonesia. Meskipun kini Radio Malabar tinggal puing-puing, namun sejarahnya patut kita apresiasi sebagai sebuah momen dari awal kegiatan teknik radio di tanah air kita. Dirgahayu Radio Malabar. Semoga ada usaha dan dukungan yang lebih baik utk memperingatinya 10 tahun lagi dari sekarang …. 🙂

Pada tahun 1925, Prof. Dr. Ir. Komans di Netherland berhasil melakukan komunikasi dengan Dr. Ir. De Groot yang menggunakan Radio Malabar di Pulau Jawa. Kejadian ini merupakan titik tolak masuknya Komunikasi Radio di Indonesia, dan Pemerintah Hindia Belanda mendirikan B.R.V. (Batavian Radio Vereneging) dan NIROM.

Para teknisi yang bekerja di kedua instansi ini umumnya adalah orang Belanda dan ada beberapa Bumi putra, terus menekuni sistem komunikasi radio dengan melakukan koordinasi dan eksperimen bersama para Amatir Radio di dunia. Mereka membentuk sebuah perkumpulan yang dikenal dengan nama Netheland Indice Vereneging Radio Amateur (NIVIRA).

Seorang Anggota NIVIRA Bumi Putra dengan Callsign PK2MN, memanfaatkan kemampuannya dalam teknik elektronika radio untuk membakar semangat kebangsaan dengan mendirikan stasiun radio siaran yang diberi nama Solose Radio Vereneging (SRV) yang ternyata mendapat simpati rakyat.

Keberhasilan ini ditiru oleh beberapa Anggota NIVIRA Bumi Putra dengan mendirikan stasiun radio siaran serupa, antara lain MARVOCIRVOVOROVORL. Pada tahun 1937, mereka bergabung dengan membentuk Persatoean Perikatan Radio Ketimoeran (PPRK). Perhimpunan ini tidak dilarang oleh kolonial Belanda karena dengan banyaknya masyarakat memiliki pesawat penerima radio maka mereka akan dapat memungut pajak radio sebanyak-banyaknya.

Era pendudukan Jepang di Nusantara telah memusnahkan seluruh perangkat komunikasi radio dan radio siaran yang ada, NIROM dikuasai dan diganti namanya menjadi Hoso Kanry Kyoku, dan kegiatan Amatir Radio dilarang. Akan tetapi, Amatir Radio Bumi Putra tetap berjuang dengan melakukan kegiatan secara sembunyi-sembunyi guna menunjang perjuangan kemerdekaan dengan membentuk Radio Pejuang Bawah Tanah, dan tak sedikit Amatir Radio yang dipenggal karena dituduh sebagai mata-mata Sekutu.

Peringatan 90 Tahun Radio Malabar

5 Mei 2013. Special Call YE9ØPK dan PI9ØPCG dalam rangka memperingati 90 tahun Stasiun Radio Malabar (5 Mei 1923) adalah kerjasama Amatir Radio dari 2 negara, ORARI (Indonesia) dan VRZA (Belanda), karena itu dibuatlah QSL-Card bersama.

YE9ØPK memancar dari lokasi Gunung Puntang, Bandung Selatan, yaitu di tempat stasiun Radio Malabar pernah berdiri. Sedangkan PI9ØPCG memancar dari lokasi eks Stasiun Radio Kootwijk yang gedungnya sendiri masih berdiri tegak hingga saat ini dan sekarang berada dibawah pengelolaan Dinas Kehutanan Belanda.

Radio Malabar memang sangat fenomenal, banyak pihak menyebutkan inilah salah satu pemancar radio terbesar yang pernah ada di muka bumi. Bekerja pada Very Low Frequency (VLF) 49,2 kHz dengan daya 2,5 MegaWatt dan antenna yang membentang diantara dua pegunungan sehingga disebut “berg-antenna”. Pemancarnya menggunakan teknologi arc (Poulsen), yaitu busur listrik untuk membangkitkan arus searah listrik menjadi frekuensi radio alternating current. Cara ini mampu menghasilkan gelombang pembawa yang terkendali dan inilah teknologi radio pertama yang bisa digunakan untuk mengirimkan suara (modulasi amplitudo). Seiring dengan perkembangan teknologi setelah itu barulah kemudian digunakan pemancar band High Frequency (HF) buatan pabrikan Telefunken, Jerman, yang dianggap jauh lebih efisien.

Awal Organisasi Radio Amatir di Republik Indonesia

Nara Sumber: RAJ Lumenta (YB0BY/SK), Engkus, Herry Sembel (YB0BR/SK), Hasan Koesoema Ardiwinata (YB0AH/SK), MI Khadja (YB0BU/SK), Willy A. Karamoy (YB0BV/SK), M. Faisal Anwar (YB1PR/SK).

17 Agustus 1945 Proklamasi Kemerdekaan dikumandangkan dengan menggunakan sarana sederhana karya para Amatir Radio, mulai dari mikrofon hingga pemancar untuk menyebarluaskan Proklamasi Bangsa Indonesia ke seluruh dunia.

Era Kemerdekaan Indonesia dimulai, sebagian dari para Amatir Radio tetap bertahan sebagai radio pejuang dan sebagian lagi membentuk Persatoean Amatir Radio Indonesia (PARI) guna memudahkan koordinasi antaramatir radio dalam menyerap teknologi.

Akan tetapi, situasi ini tidak bertahan lama. Tahun 1952 situasi negara tidak menguntungkan dengan munculnya berbagai pemberontakan. Timbul kekhawatiran Pemerintah Amatir Radio akan dimanfaatkan kaum pemberontak, maka di berlakukanlah keadaan darurat perang (SOB) dan dikeluarkan Maklumat yang berisi: “Hanya pemancar radio milik pemerintah yang boleh mengudara, dan perorangan tidak dibenarkan memiliki pemancar radio“, dengan keluarnya maklumat tersebut, PARI terpaksa dibekukan.

Tahun 1965 merupakan sejarah pahit bangsa Indonesia. Sementara tahun 1966 merupakan masa pergolakan mahasiswa yang didukung masyarakat untuk menegakkan keadilan dan kebenaran di bumi pertiwi ini. Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) yang berjuang dengan aksi demostrasi memerlukan sarana komunikasi dan informasi setelah media Harian KAMI dilarang terbit. Tanggal 14 Februari 1966, sekelompok mahasiwa publistik yang tergabung dalam wadah KAMI membentuk radio siaran perjuangan bernama Radio Ampera. Radio Ampera menginformasikan kepada masyarakat akan perjuangan mereka dalam menumbangkan kezaliman Orde Lama dan menuntut pembubaran PKI. Stasiun radio ini hanya betahan hingga tanggal 26 Februari 1966.

Dengan hilangnya Radio Ampera, para laskar Ampera mendirikan berbagai stasiun radio pengganti, seperti FK UI, STTN, Remaco, TU47 RC, RMD, RH22, RC77, Radio Fakultas Tehnik UI, Radio Angkatan Muda, Kayu Manis, dan Draba. Sudah tentu semua radio siaran itu merupakan siaran yang tidak memiliki izin alias Radio gelap. Dengan melakukan kegiatan komunikasi koordinasi kesatuan aksi dan siaran radio perjuangan, semua stasiun radio tersebut menamakan diri sebagai Radio Amatir. Terbentuknya ORARI boleh dikatakan berawal di Jakarta dan Jawa Barat atau pulau Jawa pada umumnya dan diprakarsai oleh kegiatan aksi mahasiwa, pelajar, dan kaum muda.

Jumlah stasiun-stasiun radio amatir terus bertambah dengan pesat. Akibatnya, frekuensi kian tidak terkendali dan pengertian radio amatir menjadi kabur. Beberapa tokoh Amatir Radio berupaya untuk menjernihkan suasana dengan membentuk perkumpulan-perkumpulan, antara lain:

Persatuan Amatir Radio Jakarta (PARD)
Persatuan Amatir Radio Bandung (PARB)
Persatuan Amatir Radio Indonesia (PARI)
Persatuan Radio Amatir Indonesia (PRAI)

Perkumpulan ini dibentuk dengan maksud untuk mendata stasiun radio amatir yang bermunculan serta melakukan bimbingan serta pengawasan dan pengedalian terhadapnya. Diadakanlah pendataan dan ujian bagi yang berminat serta diterbitkanlah tanda pengenal dan izin mengudara, baik untuk komunikasi dan eksperimen maupun untuk siaran.

Sadar karena semakin banyaknya radio siaran bermunculan, yang memerlukan suatu koordinasi demi tercapainya perjuangan Orde Baru (ORBA), maka dibentuklah, pada tahun 1966 oleh para mahasiwa, suatu wadah yang diberi nama PARD (Persatuan Radio Amatir Djakarta). Di antara koordinatornya adalah Willy A. Karamoy; Ismet Hadad; dan Rusdi Saleh. Di Bandung terbentuk PARB. Bagi anggota yang hanya berminat dalam bidang teknik wajib menempuh ujian tehnik dan bagi kelompok radio siaran di samping perlu adanya teknisi yang telah diuji juga wajib menempuh ujian tehnik siaran dan publisistik. Setelah itu, semuanya diberi callsign menggunakan prefix X, kode area 1 sampai dengan 11 dan suffix 2 huruf sedangkan huruf suffix pertamanya mengidentifikasikan tingkat keterampilannya A sampai dengan F, seperti X6AM, X11CB. Adapun untuk radio siaran diberi suffix 3 huruf. Pada mulanya, PARD merupakan wadah bagi para amatir radio dan sekaligus radio siaran sehingga saat itu secara salah masyarakat mengidentikan radio amatir sebagai radio siaran non-RRI. Oleh karena adanya tingkatan keterampilan, PARD saat itu juga menyelenggarakan ujian kenaikan tingkat.

Di samping itu, terdapat juga para Amatir Radio era 1945-1952 yang tergabung dalam PARI (Persatoean Amatir Repoeblik Indonesia 1950), di antaranya terdapat nama-nama, Soehodo †. (YBØAB), Dick Tamimi †. (YBØAC), Soehindrio (YBØAD), Agus Amanto † (YBØAE), B. Zulkarnaen †. (YBØAU), dan Koentojo † (YBØAV). Di antara mereka ternyata ada juga yang menjadi anggota PARD, seperti (YBØAE) dan (YBØAU).

Penertiban Kegiatan Amatir Radio Tahun 1967
Upaya pendataan dan penertiban melalui perkumpulan / komunitas tidak semuanya berhasil untuk mengatasi kesemerawutan frekuensi, karena tidak semua pengguna pemancar radio mau bergabung dalam perkumpulan ini.

Demi ketertiban pemakaian frekwensi di Jakarta pada pertengahan 1967 atas prakarsa bapak Bambang Soehardi † selaku Ka Hubdam V Jaya diberlakukan wajib daftar bagi setiap Amatir radio dan broadcaster di Hubdam V Jaya dengan rekomendasi dari PARD dan masa berlakunya surat tanda pendaftarannya adalah 3 bulan, walaupun surat tanda Daftar baru keluar ± bulan Juni 1968.

Pada Akhir tahun 1967 atas prakarsa Dr. Rubiono Kertopati † (salah seorang perintis Lembaga Sandi Negara) selaku ketua Dewan Telkomunikasi, Koentojo † (YBØAV) selaku Sekretaris Dewan TelKom dan bapak Soerjadi † (YBØAZ) selaku Ka HubAd memanggil tokoh-tokoh dari berbagai perhimpunan Amatir Radio tersebut, guna membahas dan merumuskan ketentuan tentang kegiatan Amatir Radio di Indonesia. Hasil-nya, pada tanggal 30 Desember 1967 terbitlah Peraturan Pemerintah no. 21 tahun 1967 tentang Kegiatan Amatir Radio Indonesia, yang antara lain Membentuk Organisasi Amatir Radio Indonesia yang mewajibkan para Amatir Radio di Indonesia untuk bergabung di dalamnya, serta AD/ART diatur lebih lanjut oleh Menteri.

Terbentuknya Organisasi Radio Amatir Indonesia 9 Juli 1968

Atas dasar PP 21/1967 maka pada tanggal 9 Juli 1968 dilingkungan Sekretariat Negara pada waktu itu dan tanpa kesibukan yang menonjol dengan dihadiri para pimpinan perhimpunan Amatir Radio dan sejumlah calon anggota yang berdomisili terutama di pulau Jawa. Mereka berkumpul dan sepakat untuk melebur dalam sebuah wadah tunggal yang disebut sebagai ORARIOrganisasi Radio Amatir Republik Indonesia. , Terbentuklah ORARI dan praktis pada awalnya hanya mencakup pulau Jawa yang terdiri atas 4 Region yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selanjutnya dalam kongres ke 2 namanya disempurnakan menjadi ORGANISASI AMATIR RADIO INDONESIA (ORARI) . Dengan demikian tanggal 9 Juli 1968 merupakan hari lahirnya ORARI dan hari Amatir Radio Indonesia. Ketua ORARI Nasional dijabat oleh Bapak Koentoyo † (YBØAV). Dengan terbentuknya wadah yang sah ini maka, para Amatir merasa lega karena bisa secara sah melakukan kegiatannya.

Tenaga penguji di Dewan Telkom saat itu sangat terbatas dan hanya diperuntukan untuk menguji calon Operator dan Markonis radio maka, Dewan belum mungkin menyelenggarakan ujian untuk calon anggota ORARI dan untuk kebutuhan ini ORARI diberi wewenang sementara untuk menyelenggarakan sendiri ujian Amatir bagi calon anggotanya. Dan untuk mengurus keperluan perizinan seluruh anggota ORARI telah ditunjuk wakil tetap ORARI di Dewan Telekomunikasi RI, yaitu, Herry Sembel (YBØBR) dan Hasan Koesoema (YBØAH).

Dengan terbentuknya ORARI maka terjadilah masa transisi dalam meletakan istilah Amatir pada tempatnya, terutama dimasyarakat dan bahkan banyak diantara pengurus terutama didaerah masih mengidentikan kegiatan Amatir radio dengan Radio siaran non RRI.

Hal ini terlihat dengan adanya radio-radio siaran dan badan-badan usaha yang melegalitaskan kegiatan siaran/ komunikasi usahanya dengan merekrut anggotanya menjadi anggota ORARI. Untuk mempersingkat masa transisi ini dan mencegah jangan adalagi suatu badan radio siaran atau badan lainnya mengajukan permohonan menjadi anggota ORARI maka pada Bulan Februari 1969 Bapak Koentoyo selaku Sekretaris Dewan Telekom menugaskan Bapak Engkus selaku staff Dewan Telekom dan Hasan Koesoema selaku wakil tetap ORARI di Dewan Telekom untuk memberikan pengarahan pada pembina dan pengurus ORARI di Jawa tengah dan Jawa Timur.

Dari hasil pengarahan dan pengamatan ternyata Jawa tengah Bapak Imam Poerwito selaku KAHUBDAM Kodam Diponegoro dan selaku ketua ORARI sudah sejak awal membuat langkah – langkah antisipasi sepert melakukan screening calon anggota dengan ketat melalui ujian dan ini dibuktikan dengan terdominasinya kegiatan ORARI Semarang oleh anggota-anggotanya yang melakukan kegiatan amatir tulen, seperti pemancar rakitan sendiri kegiatan QSO sebagainya.

Jakarta 9 Juli 2021
DIRGAHAYU ORARI KE 53 TAHUN

GALERI

Sumber: https://orari.or.id/index.php/2021/07/09/sejarah-berdirinya-orari-53-tahun-lalu/

Special Call 8A53GK HUT ORARI Ke-53

Dalam Rangka HUT ORARI Ke-53, ORARI D.I. Yogyakarta Lokal Gunungkidul mengadakan kegiatan Special Call 8A53GK. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 10 & 11 Juli 2021

Tujuan Special Call 8A53GK adalah sebagai Sarana melatih diri dalam meningkatkan ketrampilan anggota ORARI Lokal Gunungkidul dalam bidang komunikasi radio . Sesuai tema HUT ORARI Ke 53 tahun 2021 yaitu “Bersatu, Berkarya dan Berbakti“, 8A53GK diharapkan juga dapat mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan sesama Amatir Radio. Dengan SES 8A53GK tersebut diharapkan juga dapat ikut memperkenalkan Kabupaten Gunungkidul dan destinasi wisata melalui kegiatan Amatir Radio.

Seluruh Anggota Organisasi Amatir Radio yang memiliki Izin Amatir Radio masih berlaku dapat menjadi peserta Special Event Station ini.

Jadwal Pelaksanaanya sesuai juklak dan flyer adalah sebagai berikut :

Pada 2M Band di frekuensi 145.520 MHz dilaksanakan Tanggal 10 dan 11 Juli 2021 Pukul 16:00-18:00 WIB dan 20:00-23:00 WIB. Untuk Mode Phone/SSB akan dilakukan untuk pemanggilan di 80M band tanggal 10 Juli 2021 di Frekuensi 3.835 MHz. Sementara di 40M Band tanggal 11 Juli 2021 di frekuensi 7.135 MHz . Mode Digital FT-8 akan dilakukan pemanggilan pada tanggal 10-11 Juli 2021 melalui 10, 15, 20, 40 dan 80 meter band.

Lebih jelasnya dapat dilihat pada Petunjuk Pelaksanaan Special Call Hari Ulang Tahun (HUT) ORARI Ke-53 8A53GK dibawah ini.

DOWNLOAD JUKLAK 8A53GK

ORARI Luncurkan Majalah Digital eMag

ORARI – Organisasi Amatir Radio Indonesia luncurkan Majalah Digital eMag. Majalah digital tersebut dinamakan eMag atau elektronik Magazine.

Satu bulan menjelang HUT ORARI Ke-53, Majalah Digital eMag dalam bentuk elektronik ini diterbitkan. Majalah Digital ORARI edisi perdana tersebut memuat beberapa informasi, komunikasi dan edukasi.

Dalam salam redaksi, Majalah Digital eMag diharapkan dapat lebih mendekatkan hubungan antar pengurus dan antara pengurus dengan anggota ORARI. Melalui eMag juga diharapkan dapat saling memberikan informasi timbal baik mengenai kegiatan ORARI Pusat, Daerah, Lokal serta kegiatan para anggota ORARI.

Hal yang melatar belakangi munculnya digital magazine yaitu meningkatnya pertumbuhan pengguna internet. Lebih lengkapnya dapat dibaca dalam infOartikel dari Wartawan Senior ORARI, Agus Siswantoro di eMag Halaman 4 s/d 6. Judul artikel tersebut Peran Radio Amatir Dalam Dunia Jurnalistik.

eMag edisi Juni 2021 diantaranya juga memuat tentang LoRa Warning System berbasis Satelit yang dirancang oleh Havid Adhitama – YD2CLX dan Arifin Santoso – YC2SAT. Havid Adhitama juga dijadikan Cover Magazine eMag edisi perdana Juni 2021.

Pada menu info agenda terdapat artikel tentang ORARI Pusat Gelar “53 Tahun ORARI QSO Party“. Kegiatan QSO Party tersebut akan dilaksanakan 9 s/d 11 Juli 2021.

Sementara Info Galeri Keiatan berisi tentang; ORARI Lokal Kabupaten Purworejo dengan kegitan ORARI Goes to Campus dan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Radio Amatir 3 Juni 2021.

Berbagai artikel lainnya dapat Anda baca dengan mengunduh / download secara gratis dalam bentuk file PDF.(\2tfb)

DOWNLOAD FILE PDF<

Susunan Redaksi Majalah Digital eMag :

Penasehat: Sugeng Suprijatna – YBØSGF, Anna R. Legawati -YBØANA.
Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: Suryo Susilo – YBØJTR
Pemimpin Redaksi: Rivat Argoebie – YCØRVT
Redaktur Pelaksana: Emir Y. Amangku – YBØLBT
Sekretaris Redaksi: Robert A. Sitaniapessy – YCØMVP
Redaksi: Gjellani J. Sutama -YB1GJS, Erdius Zen Chaniago – YBØQA, Titon Dutono -YB3PET, Dadang Djuhendi -YBØTD, Marliani Ingrid -YBØMAM, Hernandy R. Karli – YBØTOY, Linda Damayanti -YCØIXQ, Donny Himawan -YBØDYY, Bambang Suseno – YB2BSN, Julianto Benhayudi -YCØBBP, Ign. Tricahyo dan Agus Siswantoro.
Design: Willy Keraf & Newin

Wakil Ketua Umum menjadi Pejabat Ketua Umum ORARI

Ketua Umum ORARI Pusat H. Abidin H.H – YB7LSB menerbitkan Surat Keputusan No: Kep-009/OP/2021 Tentang Pengangkatan Pejabat Ketua Umum ORARI Masa Bakti 2016-2021.

Dalam Surat Keputusan tersebut menetapkan Sugeng Suprijatna – YBØSGF sebagai Pejabat Ketua Umum ORARI Masa Bakti 2016-2021.

Pengangkatan wakil Ketua Umum menjadi Pejabat Ketua Umum dengan beberapa pertimbangan. Pertimbangan tersebut antara lain, Ketua Umum tidak dapat menjalankan tugas secara tetap karena sakit yang diderita perlu perawatan intensif. Sehubungan dengan hal tersebut diperlukan Pejabat Ketua Umum untuk mengisi jabatan Ketua Umum.

Hal tersebut juga mengingat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ORARI dan Tap MUNAS X ORARI No.004/TAP/MUNASX/2016 26 November 2016.

Dengan memperhatikan Rapat Pengurus ORARI Pusat tanggal 7 Mei 2021 telah diputuskan;

  • Menetapkan Sugeng Suprijatna, YB0SGF, Waketum ORARI sebagai Pejabat Ketua Umum ORARI Masa Bakti 2016-2021.
  • Keputusan berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila dikemudian hari terdpat kekeliruan akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Surat Keputusan tersebut ditanda tangani oleh Ketua Umum H. Abidin H.H – YB7LSB tertanggal 7 Mei 2021.

Salinan Keputusan juga disampaikan kepada; Mentri Komunikasi dan Informatika RI, DPP dan Penasehat serta seluruh Pimpinan ORARI Daerah.

Berikut dibawah ini file Surat Keputusan tentang Pengangkatan Pejabat Ketum ORARI Masa Bakti 2016-2121 yang didapat yc2tfb.net dari sebuah group whatsapp.

DOWNLOAD File

Audiensi ORARI Sumatra Barat dengan Wakil Gubernur dan Kunjungan Ke Sekretariat

20 Juni 2021. ORARI Daerah Sumatra Barat – YH5AA melakukan audiensi ke Rumah Dinas Wakil Gubernur Sumatra Barat Audy Joinaldy, SPT.MSAC berlanjut kunjungan ke Sekretariat.

Ketua ORARI Daerah Sumatra Barat, Guswandi – YC5FDY menyampaikan, kunjungan dan audiensi ini selain silaturahmi dengan pemerintah, juga ucapapan selamat atas lulusnya Wakil Gubernur mengikuti UNAR. Hasil Ujian Negara Amatir Radio yang dilaksanakan oleh Bapak Audy Joinaldy dengan nilai 8,6 melalui UNAR CAT mendapat Callsign YB5AUJ. Audiensi ORDA Sumatra Barat dengan Pemerintah dilakukan dengan harapan kerjasama dan dukungan dengan Pemprov Sumbar semakin terjalin baik.

Ketua ORARI Derah Sumbar, Guswandi berharap, Pemprov dapat mendukung untuk penambahan pemasangan repeater agar memudahkan komunikasi radio antar wilayah. Mengingat Wilayah Sumatra Barat merupakan daerah perbukitan, sehingga komunikasi radio antar wilayah sangat dibutuhkan. Sehingga penambahan repeater nantinya dapat sebagai sarana komunikasi darurat saat terjadi bencana hingga tembus ke Prvinsi Riau dan Mentawai.

Saat ini jumlah keanggotaan di ORARI Sumbar lebih dari 1000 anggota telah siap menjalankan tugas dengan kerjasama dari Instansi Pemerintah, aparat Kepolisian dan TNI.

Wakil Gubernur Sumatra Barat, dalam sambutan audiensi menyampaikan, ORARI merupakan hobby yang mempunyai etika, sopan-santun dan dapat berlaku profesional, serta ada aksi sosial yang harus dilakukan. Karena sampai saat ini masih banyak yang membutuhkan komunikasi menggunakan radio. Apalagi dalam keadaan darurat bencana maka ORARI juga senantiasa harus siap menolong dan membantu khususnya dibidang komunikasi untuk informasi.

Wakil Gubernur juga berharap, ORARI tidak hanya berfungsi sebagai komunikasi darurat saja didalam bencana alam saat sarana komunikasi yang lain tidak dapat digunakan, tetapi juga dapat menjembatani informasi penting lainnya kepada masyarakat.

Audy Joinaldy – YB5AUD menyampaikan, sebagai anggota ORARI bersifat kesatria juga siap tampil di depan membantu masyarakat bila terjadi bencana. ORARI juga ikut berperan membantu pemerintah menyediakan perangkat komunikasi yang baik agar komunikasi dapat dilakukan dalam misi pertolongan.

Audiensi dilanjutkan dengan ramah tamah dan sedikit expose tentang perkembangan ORARI di Sumbar. ORARI Daerah Sumbar dalam kesempatan itu menyerahkan buku tentang kegiatan sejak 2018, AD/ART ORARI dan penyerahan IAR kepada Wakil Gubernur.

Kunjungan Wakil Gubernur Sumatra Barat ke Sekretariat ORDA Sumbar

Acara berjalan kurang lebih satu jam di rumah dinas wakil Bupati dilanjutkan peninjauan ke Sekretariat ORARI Daerah Sumbar YH5AA Jl. Batang Kampar No.05 Sport Hall, Komplek GOR. H Agus Salim Padang.

Audiensi ORARI Sumatra Barat dengan Wakil Bupati Sumbar

Dengan melihat secara langsung keadaan Sekretariat yang baru direhab, Wakil Gubernur Sumatra Barat, Audy Joinaldy siap memberi dukungan kepada ORARI. Sementara Sekretaris ORARI Daerah YB5JO, saat dikonfirmasi oleh yc2tfb.net menyampaikan harapan, ORARI Sumatra Barat akan kembali bangkit dan bergairah.

Semenjak Ketua ORARI Daerah alm.Yuliarman YC5MH Silent Key 3 bulan lalu, dengan kemajuan teknologi dan informasi seperti sekarang, beragam tantangan harus siap dihadapi oleh ORARI. Apalagi di era teknologi digital yang mengubah perilaku manusia dan kecepatan informasi.(\2tfb)

Wakil Bupati Berkunjung Ke Sekretariat ORDA Sumbar

Kontribusi: Sekretaris ORARI Daerah Sumatra Barat – Johandris – YB5JO dan Alfadi Marta Putra – YB5JAJ

Anda Juga dapat berkontribusi terkait kegiatan amatir radio melalui link KONTRIBUSI.